lain syakartum laazidannakum : makna dan arti dari dalil yang patut kita amalkan




 Kita tentunya tidak asing lagi ketika teman kita atau guru kita menyebutkan tentang lafadz “Lain Syakartum Laazidannakum” Lafadz ini sangat popular digunakan karena makna yang ada di lafadz ini juga sangat dalam dan umum untuk kehidupan sehari-hari kita.

Lafadz ini umumnya diperuntukkan untuk memberikan nasihat kepada kita ataupun para jamaah ketika pada pengajian, sebab lafadz ini mempunyai arti ataupun mempunyai makna yang baik, makna yang terkadung ialah tentang rasa Syukur

Penggalan Lafadz ini merupakan dari Surat Ibrahim ayat 7, Ibrahim sendiri ialah Nabi Ibrahim, surat yang terdiri atas 52 ayat dan masuk dalam golongan surat Makkiyyah. Dinamakan Surat Ibrahim dikarenakan isi didalam Surat tersebut memuat doa dari Nabi Ibrahim As.

Yang akan mimin bahas ialah lafadz “Lain Syakartum Laazidannakum”. Makna lafadz tersebut sungguh sangatlah baik untuk kita teladani dan kita amalkan berikut ini tulisan arab dari lafadz tersebut

Arti dari "Lain Syakartum Laazidannakum" Tulisan Arab, beserta artinya 


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd


Bahasa

Dan (ingatlah) tatkala Pemelihara kalian mengumumkan bahwasanya jika kalian bersyukur, maka sungguh Aku akan tambah untuk kalian (akan nikmat). Dan jika kalian kufur, sesungguhnya siksa-Ku sangatlah pedih.


English

And (remember) when your Lord proclaimed, ‘If you are grateful, I will certainly give you more. But if you are ungrateful, surely My punishment is severe


Makna dalam lafadz Lain Syakartum Laazidannakum

Di Dalam ayat Lain Syakartum Laazidannakum Allah Swt memberikan janji kepada seluruh Hamba Nya, barang siapa bersyukur atas nikmat yang Allah terlah berikan niscaya Allah akan memberikan / menambah nikmat tersebut. Namun kebalikannya Allah juga akan memberikan balasan untuk hambaNya yang kufur akan nikmat Nya.

Dalam Kitab Ijtihad karangan Ibnu katsir menjelaskan, “Jika balasan dari Allah Swt untuk orang yang kufur akan nikmat yakni dengan melenyapkan nikmat itu darinya serta menyiksanya lantaran atas perbuatannya sendiri.

Sedikit ataupun banyak nikmat yang Allah Swt berikan kepada kita patutnya kita harus mensyukurinya. Nikmat itu tidak hanya berupa materi, Nikmat sehat , nikmat Islam, dunia ini adalah ladang amal kita untuk kita di Akhirat nanti.


Tafsir Lainnya dari lafadz Lain Syakartum Laazidannakum


  • Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia 

    Mintalah sesuatu yang kedudukannya paling tinggi dan urutannya paling diimpikan oleh setiap orang namun semuanya harus dengan ketaatan kepada Allah; karena sesungguhnya Allah tidak memberikan kepada siapapun dari kebaikannya kecuali dengan ketaatan kepada-Nya, dan barangsiapa yang tetap berada di jalan yang diinginkan oleh Allah, niscaya Allah akan menjadi penolong baginya untuk menggapai apa yang ia inginkan.


  • Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Ibrahim Ayat 7 

    Dan ingatlah pula ketika tuhanmu memaklumkan suatu maklumat yang dikukuhkan, sesungguhnya aku bersumpah, jika kamu bersyukur atas nikmat-nikmat-ku kepadamu, niscaya aku akan menambah kepadamu nikmat lebih banyak lagi, tetapi sebaliknya, jika kamu mengingkari nikmat-ku, maka pasti azab-ku sangat berat.

 Dan musa berkata untuk mengingatkan kaumnya bahwa mensyukuri nikmat Allah bukanlah untuk kepentingan Allah, jika kamu dan orang yang ada di bumi ini semuanya mengingkari nikmat Allah, maka sesungguhnya Allah mahakaya sehingga keingkaran mereka tidak akan sedikit pun mengurangi kekayaan-Nya, maha terpuji atas segala hal yang terjadi di alam semesta.

tafsir yang lain bisa dilihat di tafsirweb.com


    Sebagai seorang muslim yang taat baiknya dalam kehidupan sehari-hari kita mengamalkan lafadz Lain Syakartum Laazidannakum, Bila ada Kurang lebihnya dari perkataan mimin, mimin minta maaf karna segala kesempurnaan milik Allah SWT. Semoga dengan ini kita semua mendapatkan rahmat dari Allah SWT dan mendapatkan syafaat dari Baginda Rosulullah SAW. Aamiin yaa Robbalalamin


Related Posts

Subscribe Our Newsletter